Apakah Kanker Rahim Dapat Disembuhkan?

Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami beberapa gejala yang menetap. Klik untuk selengkapnya,,

Video Sistem Reproduksi Wanita

Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:Pengenalan alat reproduksi wanita, Siklus reproduksi, Proses terjadinya pembuahan, Proses terjadinya kehamilan, dan Proses kelahiran.

Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu

Merupakan tahapan perkembangan janin dari awal kehamilan hingga saarnya kelahiran tiba.

HypnoBirthing, Teknik Melahirkan Minus Rasa Takut

Hypnobirthing merupakan suatu metode yang dikhususkan untuk wanita hamil dengan melakukan relaksasi mendalam, bertujuan untuk mempersiapkan proses kelahiran normal yang lancar,nyaman dengan rasa sakit yang minimum, karena mampu memicu hormon endorphin yang merupakan hormon penghilang sakit alami tubuh.

Makin Disayang Suami Berkat Senam Kegel

Senam Kegel sering juga dikenal sebagai senam seks yang memiliki tujuan untuk memperkuat otot otot dasar panggul yaitu otot pubococcygeal.

Showing posts with label Dunia Anatomi. Show all posts
Showing posts with label Dunia Anatomi. Show all posts

Wednesday, November 9, 2011

Anatomi Sistem Muskuloskeletal

TULANG (OSSEOUS)

Tulang tersusun atas sel, serat dan matriks
Jenis sel tulang

  • Osteoblast: membentuk sel baru
  • Osteosit: sel matang
  • Osteoklas: menghancurkan tulang

Jenis jaringan tulang
Tulang kompak: padat
Tulang cancellus: berspon/trabekular

Struktur tulang kompak terdiri sistem Haverst terdiri:

  • Kanal Haverst: mengandung pembuluh darah, saraf dan limfe
  • Lamella: lempeng tulang (sirkular) yang mengelilingi kanal Haverst
  • Lakuna: ruang diantara lamella mengandung osteosit dan saluran limfe
  • Kanalikuli: saluran kecil penghubung lakuna dan kanal sentral


Osteologi
Ilmu yang mempelajari tentang tulang (osteum)
Tulang kanselus
Tulang kompak
Periosteum
Diafisis
Epifisis

Os cranium
Os frontalis
Os nasalis
Os zigomaticum
Os maksilaris
Os mandibularis
Sutura

Os Frontalis
Os Parietalis
Os Oksipitalis
Os Temporalis
Os Zigomatikum
Os Maksilaris
Os Mandibularis

Columna Vertebralis
Vertebrae cervicalis: 7
Vertebrae thorakalis: 12
Vertebrae lumbalis: 5
Vertebrae Sacralis: 5
Vertebrae Cocygis: 4

Apertura Thoraxis
Os Sternum
Manubrium sterni
Corpus sterni
Procesus xiphoideus

Os Costae
Costae verae: asli
Costae spurae: palsu
Costae fluitantes: melayang

Ossa Membri Superior
Os Scapula
Os Clavicula
Os Humerus
Os Radius
Os Ulna
Ossa Carpalia
Ossa Metacarpalia
Ossa digitorum (phalanges)

Ossa Membri Inferior
Os Coxae
Os Ilium
Os Ischium
Os Pubis

Os Femur
Os Tibia
Os Fibula
Os Patella
Ossa Tarsus
Ossa Metatarsus
Ossa digitorum (phalanges)

Regio Capitis
Regio Frontalis
Regio Parietalis
Regio Ocipitalis
Regio Facialis
Regio Orbitalis
Regio Nasalis
Regio Oralis
Regio Bucalis
Regio Mentalis

Regio Thorax
Regio Cervicalis
Regio Pectoralis
Regio Mamaria
Regio Axilaris

Regio Abdominalis
Regio Hypochondrium
Regio Epigastrium
Regio Lumbalis
Regio Umbilicalis
Regio Inguinalis
Regio Hypogastrium

Regio Dorsalis
Regio Dorsalis
Regio Sacralis
Regio Vertebralis
Regio Perinealis
Regio Analis
Regio Urogenetalis

Regiones membri Superior
Regio Deltoid
Regio Brachialis
Fossa Cubitalis
Regio Antebracialis
Regio Carpalis
Regio Manus

Regio Digitus Manus
Digitus Primus/Pollex
Digitus Skundus/Indek
Digitus Tertius/Medius
Digitus Quartus
Digitus Quintus

Regiones Membri Inferior
Regio Glutalis
Regio Coxalis
Regio Femuralis
Regio Genus
Fossa Poplitea
Regio Cruralis
Regio Tarsus
Regio Pes

Regio Digitus pedis
Digitus Primus/Hallux
Digitus Skundus
Digitus Tertius/Medius
Digitus Quartus
Digitus Quintus

ARTIKULATIO
Artikulatio fibrosa
Artikulatio kartilaginosa
Artikulatio sinovial

Macam Sendi
Sendi Bidang: permukaan sendi datar atau hampir datar → artikulatio akromioklavikular
Sendi Hinge: sendi yg menghasilkan gerakan fleksi dan ekstensi → artikulatio cubiti
Sendi Plana: permukaan sendi bentuk plana → artikulatio karpometakarpalis
Sendi Bola dan soket: kapaut salah satu tulang masuk kedalam mangkuk tulang lainya → artikulatio coxae
Sendi Kondiloid: sendi yang memungkinkan gerakan lateral → artikulatio temporomandibulare
Sendi Pivot: sendi yg memungkinkan gerakan rotasi → artikulatio radius ulnaris

Wednesday, August 17, 2011

Anatomi Dasar (Bag 1)

Anatomi merupakan ilmu yang mempelajari bentuk dan susunan tubuh baik secara keseluruhan maupun bagian-bagiannya serta hubungan alat tubuh yang satu dengan yang lainnya.

Posisi anatomi
1. Berdiri dengan tegak, dengan kepala, kedua mata, dan jari kaki menghadap ke depan.
2. Kedua tangan di sisi tubuh dengan telapak tangan terbuka ke depan.
3. Kedua kaki merapat dan mengarah ke depan.


Pembagian anatomi manusia dibagi 5 antara lain:
  1. Anatomi regional, yaitu anatomi berdasarkan titik letak atau daerah misalkan anatomi regional kranial (bagian kepala).
  2. Anatomi sistemastik, yaitu anatomi berdasarkan sistem, misalnya anatomi sistem pencernaan.
  3. Anatomi makroskopik, yaitu anatomi tubuh yang bisa dilihat langsung secara kasat mata.
  4. Anatomi mikroskopik, yaitu anatomi yang tidak dapat dilihat langsung oleh mata, dengan kata lain memerlukan alat untuk melihatnya.
  5. Sitologi, yaitu mempelajari tentang sel.
Bidang anatomi adalah bidang yang melalui tubuh dalam posisi anatomi:
  • Bidang median: bidang yang membagi tepat tubuh menjadi bagian kanan dan kiri.
  • Bidang sagital: bidang yang membagi tubuh menjadi dua bagian dari titik tertentu (tidak membagi tepat dua bagian). Bidang ini sejajar dengan bidang median.
  • Bidang horizontal: bidang yang terletak melintang melalui tubuh (bidang X-Y). Bidang ini membagi tubuh menjadi bagian atas (superior) dan bawah (inferior).
  • Bidang koronal: bidang vertikal yang melalui tubuh, letaknya tegak lurus terhadap bidang median atau sagital. membagi tubuh menjadi bagian depan (frontal) dan belakang (dorsal)
Istilah-istilah letak anatomi
  • Superior : bagian atas
  • Inferior : bagian bawah
  • Anterior : bagian depan
  • Posterior : bagian belakang
  • Internal : bagian dalam
  • Eksternal : bagian luar
  • Dextra : bagian kanan
  • Sistra : bagian kiri
  • Lateral : menjauhi bidang median
  • Medial : lebih dekat ke bidang median.
  • Sentral : pusat
  • Perifer : ujung
  • Profunda : bagian depan lebih dalam
  • Superfisial : dangkal
  • Ascendens : di atas
  • Descendens : di bawah
  • Kranial : bagian kepala
  • Kaudal : bagian ekor
  • Ventral : bagian depan ruas tulang belakang
  • Dorsal : bagian belakang ruas tulang belakang
  • Viseral : selaput bagian dalam
  • Pariental :selaput bagian luar
  • Transversal :melintang
  • Longitudinal : membujur
  • Circular : melingkar 

Sumber : Perkuliahan pertama anatomi akbid ypsdmi garut

Thursday, August 11, 2011

Video Sistem Reproduksi Wanita


Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:
  1. Pengenalan alat reproduksi wanita,
  2. Siklus reproduksi,
  3. Proses terjadinya pembuahan,
  4. Proses terjadinya kehamilan, dan
  5. Proses kelahiran.
Silahkan simak untuk lebih jelasnya

Wednesday, August 10, 2011

Sistem Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi wanita terdiri dari:

1. Organ Kelamin Luar
Organ kelamin luar wanita memiliki 2 fungsi, yaitu :
  a. Berfungsi sebagai jalan masuk sperma ke dalam tubuh wanita
  b. Pelindung organ kelamin dalam dari berbagai organisme penyebab infeksi.

Organ Kelamin Luar pada wanita meliputi :
  • Labium mayor terdiri dari kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (penghasil minyak); setelah puber, labium mayor akan ditumbuhi rambut.
  • Labium minor terletak tepat di sebelah dalam dari labium mayor mengelilingi lubang vagina dan uretra. Jika ada rangsangan,dari saluran kecil di samping introitus akan keluar cairan (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar Bartolin.
  • Uretra terletak di depan vagina dan merupakan lubang tempat keluarnya air kemih dari kandung kemih.
  • Klitoris;Labium minora kiri dan kanan bertemu di depan dan membentuk klitoris, yang merupakan penonjolan kecil yang sangat peka.
  • Perineum;Labium mayor kiri dan kanan bertemu di bagian belakang membentuk perineum, yang merupakan suatu jaringan fibromuskuler diantara vagina dan anus.
  • Himen (selaput dara) lubang vagina dikeliling oleh himen (selaput dara). Kekuatan himen pada setiap wanita bervariasi, karena itu pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, himen bisa robek atau bisa juga tidak.
2. Organ Kelamin Dalam
   Dalam keadaan normal, dinding vagina bagian depan dan belakang saling bersentuhan sehingga tidak ada ruang di dalam vagina kecuali jika vagina terbuka (misalnya selama pemeriksaan atau selama melakukan hubungan seksual). Pada wanita dewasa, rongga vagina memiliki panjang sekitar 7,6-10 cm. 
   Rahim merupakan suatu organ yang berbentuk seperti buah pir dan terletak di puncak vagina. Rahim terletak di belakang kandung kemih dan di depan rektum (anus), Rahim terbagi menjadi 2 bagian, yaitu serviks dan korpus (badan rahim). Selama masa reproduktif, panjang korpus adalah 2 kali panjang serviks. Korpus bisa melebar untuk menyimpan janin. Selama proses persalinan, dinding otonya mengkerut sehingga bayi terdorong keluar melalui serviks dan vagina. Sebuah saluran yang melalui serviks memungkinkan sperma masuk ke dalam rahim dan darah menstruasi keluar. Serviks biasanya merupakan penghalang yang baik bagi bakteri, kecuali selama masa menstruasi dan selama masa ovulasi (pelepasan sel telur). 
   Saluran di dalam serviks sempit, bahkan terlalu sempit sehingga selama kehamilan janin tidak dapat melewatinya. Tetapi pada proses persalinan saluran ini akan meregang sehingga bayi bisa melewatinya. Lapisan dalam dari korpus disebut endometrium. Setiap bulan setelah siklus menstruasi,endometrium akan menebal. tidak terjadi kehamilan, maka endometrium akan dilepaskan dan terjadilah perdarahan. Ini yang disebut dengan siklus menstruasi.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More