Apakah Kanker Rahim Dapat Disembuhkan?

Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami beberapa gejala yang menetap. Klik untuk selengkapnya,,

Video Sistem Reproduksi Wanita

Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:Pengenalan alat reproduksi wanita, Siklus reproduksi, Proses terjadinya pembuahan, Proses terjadinya kehamilan, dan Proses kelahiran.

Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu

Merupakan tahapan perkembangan janin dari awal kehamilan hingga saarnya kelahiran tiba.

HypnoBirthing, Teknik Melahirkan Minus Rasa Takut

Hypnobirthing merupakan suatu metode yang dikhususkan untuk wanita hamil dengan melakukan relaksasi mendalam, bertujuan untuk mempersiapkan proses kelahiran normal yang lancar,nyaman dengan rasa sakit yang minimum, karena mampu memicu hormon endorphin yang merupakan hormon penghilang sakit alami tubuh.

Makin Disayang Suami Berkat Senam Kegel

Senam Kegel sering juga dikenal sebagai senam seks yang memiliki tujuan untuk memperkuat otot otot dasar panggul yaitu otot pubococcygeal.

Showing posts with label Dunia Biologi. Show all posts
Showing posts with label Dunia Biologi. Show all posts

Wednesday, November 9, 2011

Pengertian Trigliserida, LDL dan HDL

Kolesterol total sebenarnya merupakan susunan dari banyak zat, termasuk trigliserida, LDL kolesterol dan HDL kolesterol.

Trigliserida adalah salah satu bentuk lemak yang diserap oleh usus setelah mengalami hidrolisis. Trigliserida kemudian masuk ke dalam plasma dalam 2 bentuk yaitu sebagai klomikron berasal dari penyerapan usus setelah makan lemak, dan sebagai VLDL (Very Low Density Lipoprotein) yang dibentuk oleh hepar dengan bantuan insulin. Trigliserida ini di dalam jaringan diluar hepar (pembuluh darah, otot, jaringan lemak), dihidrolisis oleh enzim lipoprotein lipase. Sisa hidrolisis kemudian oleh hepar dimetabolisasikan menjadi LDL. Kolesterol yang terdapat pada LDL ini kemudian ditangkap oleh suatu reseptor khusus di jaringan perifer itu, sehingga LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dalam jaringan perifer akan diangkut oleh HDL (High Density Lipoprotein) ke hepar untuk kemudian dikeluarkan melalui saluran empedu sebagai lemak empedu sehingga sering disebut sebagai kolesterol baik.

Trigliserida merupakan lemak-lemak darah yang cenderung naik seiring dengan konsumsi alkohol, peningkatan berat badan, diet yang kaya dengan gula dan lemak serta gaya hidup yang senang untuk duduk saja. Tidak diragukan lagi bahwa penambahan trigliserida meningkatkan resiko perkembangan penyakit jantung dan stroke. Terbukti bahwa orang-orang yang mempunyai trigliserida tinggi juga cenderung untuk mendapatkan tambahan-tambahan dalam tekanan darah dan resiko tambahan untuk mengembangkan penyakit diabetes.

LDL kolesterol singkatan dari low density lipoprotein cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah. Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat karena kolesterol LDL melekat pada dinding arteri dan bisa menyebabkan perkembangan penutupan-penutupan arteri.

HDL kolesterol singkatan dari high density lipoprotein cholesterol atau kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah, juga dikenal sebagai kolesterol baik. Peranan kolesterol HDL adalah membawa kembali kolesterol buruk ke organ hati untuk pemrosesan lebih lanjut. Orang-orang dengan kadar tinggi dari tipe kolesterol ini hanya sebagian yang terlindung dari penyakit jantung. Tentu saja, seseeorang yang mempunyai kadar kolesterol HDL dalam kategori sangat baik masih beresiko terkena penyakit jantung. Sebagian cenderung mempunyai beberapa faktor resiko lainnya, seperti tekanan darah tinggi, diabetes dan kebiasaan merokok.

Sunday, September 18, 2011

Prinsip Kebutuhan Dasar Pada Manusia

HOMEOSTASIS DAN HOMEODINAMIK

Homeostasis
Homeostasis  adalah suatu prosos yang terjadi secara terus menerus untuk memelihara stabilitas dan beradaptasi terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

Homeostasis terdiri atas 2 macam yaitu homeostasis fisiologis dan psikologis.
homeostasis fisiologis terjadi melalui 4 cara sebagai berikut:
1. pengaturan diri
secara otomatis cara ini akan terjadi pada orang yang sehat.
2. kompensasi
tubuh akan cenderung akan bereaksi terhadap ketidaknormalan dalam tubuh
3.Umpan balik negatif, cara ini merupakan penyimpangan dari keaadaan normal, cara ini merupakan penyimpangan dari keadaan normal. dalam keadaan abnormal tubuh akan secara otomatis akan melakukan mekanisme umpan ballik negatif untuk menyeimbangkan penyimpangan yang terjadi.
4. Umpan balik positif untuk mengkoreksi ketidakseimbangan fisiologis .

homoestasis psikologis bberfokus kepada keseimbangan emosional dan kesejahteraan mental. proses ini di dapat dari pengalaman hidup dan interaksi dengan orang lain serta di pengaruhi oleh norma dan kultur masyarakat.

Homeodinamik
Homeodinamik merupakan pertukaran energi antar manusia dan lingkungan sekitarnya secara terus menerus. pada proses ini manusia tidak hanya melakukan penyesuaian diri, melainkan bberinteraksi dengan lingkungan agar mampu mempertahankan hidupnya.
dalam proses homeodinamik, terdapat beberapa prinsip menurut teori Rogers sebagai berikut :
1.Prinsip Integral yaitu prinsip utama dalam hubugan yang tidak dapat di pisahkan antara manusia dengan lingkungan.selalu ada interaksi terus menerus antara manusia dengan llingkungan.
2. Prinsip Resonansi yaitu prinsip bahwa proses kehidupan manusia selalu berirama dan frekuensinya selalu bervariasi karenna manusia memiliki pengalaman beradaptasi dengan lingkungannya.
3. Prinsip Helicy, yaitu prinsip bahwa setiap perubahan dalam proses kehidupan manusia berlangsung perlahan-lahan dan terdapat hubungan antara manusia dan lingkungan.

KONSEP KEBUTUHAN DASAR PADA MANUSIA
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam menjaga keseimbangan baik secara fisiologis maupun secara psikologis.

Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Abraham Maslow
Abraham Maslow mengungkapkan teori Hierarki kebutuhan yang menyataakan bahwa setiap manusia memiliki 5 kebutuhan dasar yaitu :
1. Kebutuhan fisiologis, merupakan kebutuhan yang paling utama yang di miliki oleh setiap manusia seperti makan, minum, mmenghirup oksigen, beraktifitas, istirahat dan tidur.
2. Kebutuhan rasa aman da perlindungan, di bagi menjadi 2 yaitu perlindungan fisik dan mental.
a.perlinndungan fisik meliputi perlindungan atas kekerasan fisik, penyakit, kecelakaan, bahaya dari lingkungan
b.perlindungan psikologis yaitu perlindungan atas ancaman,kekhawatiran trauma, dll.
3. Kebutuhan rasa cinta, yaitu kebutuhan untuk memiliki dan di miliki, membberi dan menerima kasih sayang, kehangatan dan persahabatan. mempunyai keluarga dll.
4. Kebutuhan harga diri, maupun persaan ingin di hargai oleeh orang lain, untuk meningkatkan percaya diri juga status sosial dirinya.
5. Kebutuhan aktualisasi diri.merupakan kebutuhan paling tertinggi di piramida hierarki maslow, berupa kebutuhan untuk berkontribusi kepada orang lain /lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.

Ciri Kebutuhan Dasar pada Manusia
Manusia melikiki kebutuhan dasar yang heteerogen, pada daarnya, setiap orang memiliki kebutuhan yang samatetapi karena faktor perbedaan budaya, maka kebutuhan tersebutpun ikut berbbeda. dalam memenhi kebutuhannya, manusia mennyesuaikan diri dengan prioritas yang ada, dan jika gagal, manusia akan berusaha lebh keras untuk memenuhi kebutuhannya.

Faktor yang Mempengaruhi Pemenuhan Kebutuhan Dasar pana Manusia
1. Penyakit, adanya penyakit di dalam tubuh akn menyebabkan perbedaan kebutuhan baik secara fisiologis maupun psiikologis, karena beberapa organ tubuh akan memerlukan perlakuan yang berbeda, tidak seperti biasanya.
2. Hubungan keluarga, hubungan keluarga yang baik akaan meningkatkan kebutuhan dassar karena adanya saling percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga, dll.
3. Konsep diri, konsep diri manusia berpengaruh besar  dalam pemenuhan kebutuhan dasar, konsep diri yang positif akan menghasilkan pribadi yang sehat, perasaan positif untuk dirinya, konsep diri negatif akan menghasilkan pribadi yang mudah berubah dan tidak konsisten.
4. Tahap perkembangan.
a. sejalan dengan meningkatnya usia, usia mempengaruhi kebutuhan dasar yang di perlukan.
b. berbagai fungsi organ tubuh mengalami proses kematangandengan aktifitas yang berbeda pada setiap tahap perkembangannya.
c. setiap tahap tersebut memiliki pemenuhan kebutuhan yang berbeda, baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial, maupun spiritual.

Thursday, August 11, 2011

Video Sistem Reproduksi Wanita


Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:
  1. Pengenalan alat reproduksi wanita,
  2. Siklus reproduksi,
  3. Proses terjadinya pembuahan,
  4. Proses terjadinya kehamilan, dan
  5. Proses kelahiran.
Silahkan simak untuk lebih jelasnya

Tuesday, August 9, 2011

Proses Pembentukan Urine Pada Tubuh Manusia

Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.(id.wikipedia.org)


Proses Pembentukan Urine
Mula-mula darah yang mengandung air, garam, glukosa, urea, asam amino, dan amonia mengalir ke dalam glomerulus untuk menjalani proses filtrasi. Proses ini terjadi karena adanya tekanan darah akibat pengaruh dari mengembang dan mengerutnya arteri yang memanjang menuju dan meninggalkan glomerulus. Akhir filtrasi dari glomerulus ditampung oleh kapsul Bowman dan menghasilkan filtrat glomerulus atau urine primer. Secara normal, setiap hari kapsul Bowman dapat menghasilkan 180 L filtrat glomerulus.

Komposisi urine
Filtrat glomerulus atau urine primer masih banyak mengandung zat yang diperlukan tubuh antara lain glukosa, garam-garam, dan asam amino. Perhatikan Tabel 8.1. Filtrat glomerulus ini kemudian diangkut oleh tubulus kontortus proksimal. Di tubulus kontortus proksimal zat-zat yang masih berguna direabsorpsi. Seperti asam amino, vitamin, dan beberapa ion yaitu Na+, Cl–, HCO3–, dan K+. Sebagian ionion ini diabsorpsi kembali secara transpor aktif dan sebagian yang lain secara difusi.

Proses reabsorpsi masih tetap berlanjut seiring dengan mengalirnya filtrat menuju lengkung Henle dan tubulus kontortus distal. Pada umumnya, reabsorpsi zat-zat yang masih berguna bagi tubuh seperti glukosa dan asam amino berlangsung di tubulus renalis. Akan tetapi, apabila konsentrasi zat tersebut dalam darah sudah tinggi, tubulus tidak mampu lagi mengabsorpsi zat-zat tersebut. Apabila hal ini terjadi, maka zat-zat tersebut akan diekskresikan bersama urine. Perhatikan Gambar 8.4 untuk lebih memahami mengenai proses reabsorpsi.

Selain reabsorpsi, di dalam tubulus juga berlangsung sekresi. Seperti K+, H+, NH4+ disekresi dari darah menuju filtrat. Selain itu, obat-obatan seperti penisilin juga disekresi dari darah. Sekresi ion hidrogen (H+) berfungsi untuk mengatur pH dalam darah. Misalnya dalam darah terlalu asam maka ion hidrogen disekresikan ke dalam urine.

Sekresi K+ juga berfungsi untuk menjaga mekanisme homeostasis. Apabila konsentrasi K+ dalam darah tinggi, dapat menghambat rangsang impuls serta menyebabkan kontraksi otot dan jantung menjadi menurun dan melemah. Oleh karena itu, K+ kemudian disekresikan dari darah menuju tubulus renalis dan dieksresikan bersama urine.

Pada saat terjadi proses reabsorpsi dan sekresi di sepanjang tubulus renalis secara otomatis juga berlangsung pengaturan konsentrasi pada urine. Sebagai contoh, konsentrasi garam diseimbangkan melalui proses reabsorpsi garam. Di bagian lengkung Henle terdapat NaCl dalam konsentrasi tinggi. Keberadaan NaCl ini berfungsi agar cairan di lengkung Henle senantiasa dalam keadaan hipertonik. Dinding lengkung Henle descending bersifat permeabel untuk air, akan tetapi impermeabel untuk Na dan urea. Konsentrasi Na yang tinggi ini menyebabkan filtrat terdorong ke lengkung Henle bagian bawah dan air bergerak keluar secara osmosis.

Di lengkung Henle bagian bawah, permeabilitas dindingnya berubah. Dinding lengkung Henle bagian bawah menjadi permeabel terhadap garam dan impermeabel terhadap air. Keadaan ini mendorong filtrat untuk bergerak ke lengkung Henle ascending.

Air yang bergerak keluar dari lengkung Henle descending dan air yang bergerak masuk saat di lengkung Henle ascending membuat konsentrasi filtrat menjadi isotonik. Setelah itu, filtrat terdorong dari tubulus renalis menuju duktus kolektivus. Duktus kolektivus bersifat permeabel terhadap urea. Di sini urea keluar dari filtrat secara difusi. Demikian juga dengan air yang bergerak keluar dari filtrat secara osmosis. Keluarnya air ini menyebabkan konsentrasi urine menjadi tinggi.

Dari duktus kolektivus, urine dibawa ke pelvis renalis. Dari pelvis renalis, urine mengalir melalui ureter menuju vesika urinaria (kantong kemih) yang merupakan tempat penyimpanan sementara bagi urine.

Proses pengeluaranan urine
Urine ditampung di dalam kantong kemih (vesica urinaria) hingga mencapai kurang lebih 300 cc. Kemudian melalui uretra, urine dikeluarkan dari tubuh. Pengeluaran urine ini diatur oleh otot sfinkter.

Sistem urinaria manusia
Pembentukan urine dari plasma darah menyebabkan terjadinya banyak perubahan kandungan zat.

Kandungan zat pada urine
Di dalam urine tidak lagi terdapat protein dan glukosa. Apabila di dalam urine terdapat senyawa-senyawa tersebut, ini menunjukkan adanya gangguan pada ginjal.

Hal - Hal yang Mempengaruhi Produksi Urine
Ahli kesehatan mengatakan bahwa dengan banyak mengeluarkan urine maka tubuh menjadi sehat. Dikatakan sehat apabila dalam sehari mengeluarkan urine sekitar lebih kurang 1 liter. Banyak sedikitnya urine yang dikeluarkan setiap harinya di antaranya dipengaruhi oleh zat-zat diuretika, suhu, konsentrasi darah, dan emosi.

Zat-zat diuretika mampu menghambat reabsorpsi ion Na+. Akibatnya konsentrasi Anti Diuretik Hormon (ADH) berkurang sehingga reabsorpsi air menjadi terhambat dan volume urine meningkat.

Peningkatan suhu merangsang pengerutan abdominal sehingga aliran darah di glomerulus dan filtrasi turun. Selain itu, peningkatan suhu juga meningkatkan kecepatan respirasi. Hal ini menyebabkan volume urine menjadi turun.

Apabila kita tidak minum air seharian, maka konsentrasi (kadar) air dalam darah menjadi rendah. Hal ini akan merangsang hipofisis mengeluarkan ADH. Hormon ini akan meningkatkan reabsorpsi air di ginjal sehingga volume urine menurun. Demikian juga pada saat tegang atau marah dapat merangsang terjadinya perubahan volume urine.

Sumber dari buku:
Biologi Kelas IX karangan Purnomo, Sudjino, Trijoko, Suwarni hadisusanto.
Biologi SMA / MA Kelas IX karangan Siti Nur Rochmah , Sri Widayati , Meirina Arif
Biologi untuk SMA / MA Kelas IX Program IPA karangan Faidah Rachmawati , Nurul Urifah ,Ari Wijayati
Praktis Belajar Biologi 2 Karangan Fictor F , Moekti A.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More