Apakah Kanker Rahim Dapat Disembuhkan?

Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami beberapa gejala yang menetap. Klik untuk selengkapnya,,

Video Sistem Reproduksi Wanita

Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:Pengenalan alat reproduksi wanita, Siklus reproduksi, Proses terjadinya pembuahan, Proses terjadinya kehamilan, dan Proses kelahiran.

Perkembangan Janin dari Minggu ke Minggu

Merupakan tahapan perkembangan janin dari awal kehamilan hingga saarnya kelahiran tiba.

HypnoBirthing, Teknik Melahirkan Minus Rasa Takut

Hypnobirthing merupakan suatu metode yang dikhususkan untuk wanita hamil dengan melakukan relaksasi mendalam, bertujuan untuk mempersiapkan proses kelahiran normal yang lancar,nyaman dengan rasa sakit yang minimum, karena mampu memicu hormon endorphin yang merupakan hormon penghilang sakit alami tubuh.

Makin Disayang Suami Berkat Senam Kegel

Senam Kegel sering juga dikenal sebagai senam seks yang memiliki tujuan untuk memperkuat otot otot dasar panggul yaitu otot pubococcygeal.

Showing posts with label Dunia Kewanitaan. Show all posts
Showing posts with label Dunia Kewanitaan. Show all posts

Sunday, September 18, 2011

Apakah Kanker Rahim Dapat Di Sembuhkan?

Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap:

Tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung)
Perasaan ingin buang air kecil terus menerus
Gejala lainnya meliputi:
  • Gangguan pencernaan yang menetap (gas atau mual)
  • Perubahan kebiasaan BAB tanpa alasan jelas, seperti sembelit
  • Kehilangan nafsu makan atau cepat merasa kenyang
  • Rasa sakit selama hubungan intim (dispareunia)
  • Lemas & letih lesu yang berkelanjutan
  • Sakit pada daerah sekitar pinggang/panggul
  • Perubahan dalam siklus menstruasi


KAPAN HARUS KE DOKTER ?
Kunjungi dokter Anda jika Anda merasakan gejala perut bengkak, kembung, sakit pada perut/panggul yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu. Jika dokter tidak menemukan diagnosa kanker rahim, pastikan Anda mendapat second opinion. Pasti dokter melakukan pemeriksaan panggul Anda.

Dokter mungkin merekomendasikan satu atau lebih dari tes berikut untuk mendiagnosa kanker rahim:

Ultrasonografi (USG).
Penanda tumor CA-125. Banyak wanita dengan kanker rahim memiliki kadar CA 125 yang abnormal dalam darah mereka.
CT SCAN atau MRI

Jika tes ini mengarah ke kanker rahim, akan dilakukan operasi (laparaskopi) dimana diambil sayatan kecil di perut dan eksplorasi rongga perut untuk menentukan apakah kanker ada. Jika kanker rahim terkonfirmasi, ahli bedah dan ahli patologi akan mengidentifikasi jenis tumor dan menentukan apakah kanker telah menyebar.

STADIUM KANKER RAHIM

Stadium I. Kanker terbatas pada satu atau kedua ovarium.
Stadium II. Kanker telah menyebar ke lokasi lain di panggul, seperti rahim atau saluran tuba.
Stadium III. Kanker telah menyebar ke selaput perut (peritoneum) atau ke kelenjar getah bening dalam perut.
Stadium IV. Kanker ovarium telah menyebar ke organ di luar perut.

1. OPERASI PEMBEDAHAN
    Secara umum, penderita kanker rahim memerlukan pembedahan luas yang mencakup pengangkatan kedua ovarium, saluran tuba dan rahim serta kelenjar getah bening di dekatnya dan lipatan jaringan lemak perut yang dikenal sebagai omentum, di mana kanker rahim sering menyebar.
pembedahan yang llebih modern bisa dilakukan dengan hanya mengambil sel kankernya saja tapi belum bisa di lakukan di indonesia, melainkan di singapura yang sudah lebih maju dalam bidang tersebut.

2. KEMOTERAPI
    Setelah operasi, kemungkinan besar Anda akan menjalani kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker yang tersisa. Rejimen awal untuk kanker rahim mencakup kombinasi carboplatin (Paraplatin) dan paclitaxel (Taxol) disuntikkan ke dalam aliran darah (intravena). Efek samping - termasuk sakit perut, mual dan muntah - mungkin dapat terjadi.

3. RADIASI
    Radiasi biasanya tidak dianggap efektif untuk kanker rahim.

Sumber : dr.Dwi Hadi (dosen AKBID YPSDMI GARUT-JABAR)

Thursday, August 11, 2011

Video Sistem Reproduksi Wanita


Dalam video berdurasi 7 menit ini dijelaskan mengenai:
  1. Pengenalan alat reproduksi wanita,
  2. Siklus reproduksi,
  3. Proses terjadinya pembuahan,
  4. Proses terjadinya kehamilan, dan
  5. Proses kelahiran.
Silahkan simak untuk lebih jelasnya

Kesehatan Reproduksi Wanita

Bicara tentang kesehatan reproduksi wanita, banyak wanita yang kurang memperdulikan kebersihan alat reproduksinya, dan akibatnya tanpa di sadari hal tersebut bisa berbahaya bagi wanita tersebut.
Kebersihan alat-alat reproduksi sangatlah penting karena hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi. banyak penyakit seperti di bagian alat reproduksi wanita  seperti keputihan yang tak wajar kemudian kankeryang disebabkan oleh prilaku kurang bahkan tidak memperhatikan kebersihan alat reproduksi.



Hal - hal yang perlu di perhatikan dalam memelihara kebersihan alat reproduksi diantaranya:
  • Mengganti celana dalam Minimal 2 kali sehari, 
  • Setelah BAB (buang air besar) atau (BAK) buang air kecil bilas dengan air kemudian lap dengan tisu kering supaya keadaan daerah vagina tidak lembab, karena keadaan lembab bisa mengakibatkan meningkatnya pertumbuhan bakteri jahat terutama bakteri yang menyebabkan keputihan.
Upaya sosialisasi kebersihan alat reproduksi terutama kepada remaja sangatlah diperlukan agar adanya kesadaran dari individu masing- masing untuk selalu menjaga alat reproduksinya.
Kesehatan reproduksi ini tidak hanya di peruntukan bagi wanita saja, tapi kaum laki - laki juga tak kalah penting untuk selalu menjaga alat reproduksinya karena tak jarang terjadi berbagai penyakit pada laki-laki yang di akibatkan kurang pedulinya terhadap kebersiihan alat reproduksinya.

Wednesday, August 10, 2011

Menstruation ( Haid )

Menstruasi atau haid atau juga familiar disebut datang bulan yang kalau di bahasa inggris kan lagi menjadi "Coming Moon" sengihnampakgigi, merupakan pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita.
Sudah sejak lama, barangkali sejak mulainya sejarah umat manusia, mitos tentang menstruasi telah beredar. Peristiwa menstruasi dianggap sesuatu yang kotor bahkan dosa. Sesungguhnya menstruasi adalah suatu peristiwa fisiologik yang dialami oleh wanita normal. Justru wanita tidak normal-lah yang tidak mengalami menstruasi. Pendarahan yang terjadi saat menstruasi berasal dari dinding dalam rahim akibat pecahnya pembuluh-pembuluh darah kecil dikarenakan adanya pengaruh perubahan keseimbangan hormon. Jadi pendarahan yang terjadi bukan berasal dari vagina, dan darah yang dikeluarkan adalah darah normal. 
Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak. Biasanya menstruasi dimulai antara umur 10 dan 16 tahun,tergantung pada berbagai faktor, termasuk kesehatan wanita,dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45-50 tahun, sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. 
Akhir pengaruh kemampuan wanita bermenstruasi disebut menopause, ini juga yang menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. siklus menstruasi adalah tiap 28 hari. Panjang siklus dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya,dan bahkan dari bulan ke bulan bergantung pada berbagai hal, termasuk kesehatan fisik,emosi,dan nutrisi wanita yang bersangkutan.

Siklus Menstruasi
Siklus menstruasi terbagi menjadi tiga fase, yaitu :

1.Fase Folikuler
Dimulai dari hari 1 sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi). Dinamakan fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium. Pada pertengahan fase folikuler, kadar FSH sedikit menigkat sehingga merangsang pertumbuhan sekitar 3-30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. Tetapi hanya 1 folikel yang terus tumbuh, yang lainnya hancur. Pada suatu siklus, sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Endometrium terdiri dari 3 lapisan. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan, sedangkan lapisan dasar tetap dipertahankan dan menghasilkan sel-sel baru untuk kembali membentuk kedua lapisan yang telah dilepaskan. Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3-7 hari, rata-rata selama 5 hari. Darah yang hilang sebanyak 28-283 gram. Darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika pendarahannya sangat hebat.

2. Fase Ovulatoir
Fase ini dimulai ketika kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16-32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH. Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium, akhirnya pecah dan melepaskan sel telur. Pada saat ovulasi ini beberapa wanita merasakan nyeri tumpul pada perut bagian bawah, nyeri ini biasa disebut mittelschmerz, yang berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam.

3.Fase Luteal
Fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari. Setelah melepaskan telurnya, folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sejumlah besar progesteron. Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. Peningkatan suhu ini bisa digunakan untuk memperkirakan terjadinya ovulasi. Setelah 14 hari, korpus luteum akan hancur dan siklus yang baru akan dimulai, kecuali jika terjadi pembuahan. Jika telur dibuahi, korpus luteum mulai menghasilkan HCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini memelihara korpus luteum yang menghasilkan progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendiri. Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG.

SINDROMA PREMENSTRUASI
Sindroma premenstruasi sering berhubungan dengan naik-turunnya kadar estrogen dan progesteron yang terjadi selama siklus menstruasi. Estrogen menahan cairan yang dapat menyebabkan bertambahnya berat badan, pembengkakan jaringan, nyeri payudara dan perut kembung. Penyebab yang pasti dari sindroma premenstruasi tidak diketahui, tetapi sering berhubungan dengan faktor-faktor sosial, budaya, biologi dan psikis.
Sindroma premenstruasi terjadi pada sekitar 70-90% wanita pada usia subur. Lebih sering ditemukan pada wanita berusia 20-40 tahun. Jenis dan berat gejalanya bervariasi pada setiap wanita dan bervariasi pada setiap bulan. Wanita yang menderita epilepsi mungkin akan lebih sering mengalami kejang. Wanita yang menderita penyakit jaringan ikat (misalnya lupus atau artritis ramatoid) bisa mengalami kekambuhan.
Gejala-gejala yang sering ditemukan adalah :
  • Perubahan fisik: Sakit punggung, perut kembung, payudara terasa penuh dan nyeri, perubahan nafsu makan, sembelit, pusing, pingsan, sakit kepala, daerah panggul terasa berat atau tertekan, hot Hashes (kulit wajah, leher, dada tampak merah dan teraba hangat), susah tidur, tidak bertenaga, mual dan muntah, kelelahan yang luar biasa, kelainan kulit (misalnya jerawat dan neurodermatitis), pembengkakan jaringan atau nyeri persendian, penambahan berat badan. 
  • Perubahan psikis dan mental: Mudah marah, tersinggung, cemas, depresi, gelisah sebentar sedih atau gembira, kalut, sulit berkonsentrasi, pelupa.
Nyeri menstruasi
Nyeri menstruasi bisa primer, jika sudah ada keluhan sejak pertama kali menstruasi (menarche). Biasanya tak ada hubungannya dengan kandungan. Sifatnya nyeri kejang berjangkit-jangkit, terasa di perut bawah, menjalar ke pinggang dan paha, mungkin disertai mual dan muntah, serta nyeri kepala. Jika hebat, bisa sampai kolik melilit.
Jika nyeri menstruasi primer umumnya tak ada hubungan dengan kandungan, nyeri menstruasi luar biasa yang disebut dismenorrhoe sekunder biasanya berhubungan dengan adanya penyakit kandungan. Mungkin ada peradangan saluran telur (salphingitis), tumor rahim, menyempitnya leher rahim, atau oleh adanya endometriosis. Semua kelainan ini sebaiknya dikoreksi. Mungkin belum tentu mengganggu kesuburan, dan masih mungkin untuk hamil, namun bisa pula mengganggu kehamilan yang sudah terbentuk, jika dibiarkan. Jika dan pemeriksaan pemindaian organ reproduksi tidak ditemukan adanya kelainan, kemungkinan hanya gangguan fungsional belaka. Artinya, organ reproduksinya normal, tapi fungsinya yang terganggu.

Sistem Reproduksi Wanita

Sistem reproduksi wanita terdiri dari:

1. Organ Kelamin Luar
Organ kelamin luar wanita memiliki 2 fungsi, yaitu :
  a. Berfungsi sebagai jalan masuk sperma ke dalam tubuh wanita
  b. Pelindung organ kelamin dalam dari berbagai organisme penyebab infeksi.

Organ Kelamin Luar pada wanita meliputi :
  • Labium mayor terdiri dari kelenjar keringat dan kelenjar sebasea (penghasil minyak); setelah puber, labium mayor akan ditumbuhi rambut.
  • Labium minor terletak tepat di sebelah dalam dari labium mayor mengelilingi lubang vagina dan uretra. Jika ada rangsangan,dari saluran kecil di samping introitus akan keluar cairan (lendir) yang dihasilkan oleh kelenjar Bartolin.
  • Uretra terletak di depan vagina dan merupakan lubang tempat keluarnya air kemih dari kandung kemih.
  • Klitoris;Labium minora kiri dan kanan bertemu di depan dan membentuk klitoris, yang merupakan penonjolan kecil yang sangat peka.
  • Perineum;Labium mayor kiri dan kanan bertemu di bagian belakang membentuk perineum, yang merupakan suatu jaringan fibromuskuler diantara vagina dan anus.
  • Himen (selaput dara) lubang vagina dikeliling oleh himen (selaput dara). Kekuatan himen pada setiap wanita bervariasi, karena itu pada saat pertama kali melakukan hubungan seksual, himen bisa robek atau bisa juga tidak.
2. Organ Kelamin Dalam
   Dalam keadaan normal, dinding vagina bagian depan dan belakang saling bersentuhan sehingga tidak ada ruang di dalam vagina kecuali jika vagina terbuka (misalnya selama pemeriksaan atau selama melakukan hubungan seksual). Pada wanita dewasa, rongga vagina memiliki panjang sekitar 7,6-10 cm. 
   Rahim merupakan suatu organ yang berbentuk seperti buah pir dan terletak di puncak vagina. Rahim terletak di belakang kandung kemih dan di depan rektum (anus), Rahim terbagi menjadi 2 bagian, yaitu serviks dan korpus (badan rahim). Selama masa reproduktif, panjang korpus adalah 2 kali panjang serviks. Korpus bisa melebar untuk menyimpan janin. Selama proses persalinan, dinding otonya mengkerut sehingga bayi terdorong keluar melalui serviks dan vagina. Sebuah saluran yang melalui serviks memungkinkan sperma masuk ke dalam rahim dan darah menstruasi keluar. Serviks biasanya merupakan penghalang yang baik bagi bakteri, kecuali selama masa menstruasi dan selama masa ovulasi (pelepasan sel telur). 
   Saluran di dalam serviks sempit, bahkan terlalu sempit sehingga selama kehamilan janin tidak dapat melewatinya. Tetapi pada proses persalinan saluran ini akan meregang sehingga bayi bisa melewatinya. Lapisan dalam dari korpus disebut endometrium. Setiap bulan setelah siklus menstruasi,endometrium akan menebal. tidak terjadi kehamilan, maka endometrium akan dilepaskan dan terjadilah perdarahan. Ini yang disebut dengan siklus menstruasi.

Tuesday, August 9, 2011

Makin Disayang Suami Berkat Senam Kegel

Senam Kegel sering juga dikenal sebagai senam seks yang memiliki tujuan untuk memperkuat otot otot dasar panggul yaitu otot pubococcygeal.

Nama senam ini diambil dari penemunya Arnold Kegel, seorang dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan di Los Angeles sekitar tahun 1950-an. Dokter Arnold Kegel seringkali melihat pasiennya yang sedang dalam proses persalinan sering tidak dapat menahan keluarnya air seni (ngompol).

Timbullah inisiatifnya untuk menemukan exercise agar pasiennya tidak mengalami hal tersebut. Dalam perkembangan selanjutnya senam kegel ini selain dilakukan oleh wanita juga dilakukan oleh para pria.

Senam kegel ini memiliki 2 fungsi yaitu:
  • Untuk Hubungan Seksual Suami Istri, melakukan Senam Kegel dapat memperkuat otot-otot vagina yang membantu memuaskan suami pada saat berhubungan seksual. Makanya jangan heran jika suami jadi makin sayang pada anda.
  • Untuk Proses Persalinan, melakukan Senam Kegel dapat memperkuat otot-otot salurah kemih yang berguna terutama pada waktu proses persalinan agar tidak terjadi ‘ngompol

Senam Kegel sangat penting untuk menguatkan pelvic floor muscles atau pubococcygeal (PC) muscle. Otot ini yang gunanya mengontrol keluarnya air seni. Menguatkan otot ini dapat membantu pada saat nanti melahirkan dan setelahnya, dan juga membantu menjaga bentuk otot vagina.

Otot panggul atau otot PC ( PuboCoccygeal Muscle ) merupakan otot yang melekat pada tulang-tulang panggul seperti ayunan dan berperan menggerakkan organ-organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, dan usus.
Bila Anda menahan dan melepaskan air seni, berarti Anda sedang menggerakkan otot panggul. Cara lain untuk mengetahui otot panggul adalah dengan memasukkan jari Anda yang bersih ke dalam vagina, lalu menekannya.

Simak video berikut untuk melihat contoh prakteknya:


Sumber : senamkegel.org

Cara Meminimalisasi Selulit (Stretch Mark)

Stretch Mark atau Selulit atau orang Sunda bilang Singkayo merupakan keadaan kulit yang rusak atau guratan yang timbul pada bagian tubuh yang mengalami peregangan kulit yang berlebihan. Kulit seperti halnya karet, jika terlalu diregangkan, maka akan timbul guratan bekasnya. Walaupun tidak berefek pada kesehatan, namun guratan ini memang sangat mengganggu bagi sebagian wanita, terutama dalam hal penampilan.
Selain karena kehamilan, Stretch Mark bisa disebabkan oleh obesitas (kegemukan), banyak makan yang berlemak, dan kurang olahraga. Berikut ada video menarik untuk mencegah/meminimalisasi terbentuknya Stretch Mark. Semoga Bermanfaat,,

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More